KN, TARAKAN – Pemkot Tarakan bersiap mendukung program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas 100 hari kerja Presiden Prabowo. Hingga kini, Pemkot masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat untuk melaksanakan program ini.
Pj Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, menyatakan bahwa mereka belum menerima Surat Edaran (SE) atau petunjuk teknis dari pusat. “Belum ada surat edaran atau informasi pola pelaksanaannya. Begitu kami menerimanya, langsung kami tindaklanjuti,” ujar Dr. Bustan.
Pemkot Tarakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat, terutama program yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak di daerah.
Langkah Awal di Tahun 2024
Sebelumnya, Pemkot Tarakan sudah menguji coba program makan bergizi gratis pada tahun 2024. Sebanyak 1.000 anak di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, menerima paket makanan bergizi. Program ini melibatkan tiga sekolah dengan anggaran Rp 20 ribu per paket makanan.
“Uji coba ini menjadi bukti kesiapan kami untuk melanjutkan program ini. Kami sudah mempersiapkan logistik dan pelaksanaan yang baik,” kata Dr. Bustan.
Tunggu Keputusan Lokasi Baru
Pemkot belum menentukan wilayah berikutnya untuk melanjutkan program karena lokasi penerima manfaat biasanya diputuskan oleh pemerintah pusat.
Dr. Bustan menjelaskan bahwa gedung di depan Yonif 613 milik Kodim 0907 Tarakan sudah disiapkan sebagai dapur umum. “Gedungnya sudah tersedia, tetapi kami masih perlu melengkapi peralatan masak untuk operasional,”jelasnya.
Pemkot Tarakan optimis program ini mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan membantu keluarga di daerah. Begitu regulasi turun, Pemkot akan segera memulai pelaksanaan program dengan semangat penuh.
“Kami siap bekerja cepat demi memastikan anak-anak Tarakan mendapatkan makanan bergizi. Semoga kebijakan ini segera diterapkan,” kata Dr. Bustan.