Pemkab Bulungan Matangkan Strategi Penataan Tanjung Selor: Fokus pada Kota Nyaman dan Berkelanjutan

KN, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk menyusun langkah strategis penataan Tanjung Selor, pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial Bumi Tenguyun. Kegiatan ini bertujuan menciptakan tata kota yang terpadu, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa penataan kota bukan hanya soal pembangunan fisik, seperti infrastruktur jalan atau fasilitas umum, tetapi juga penguatan karakter kota sebagai ruang yang nyaman, aman, dan inklusif bagi masyarakat. “Penataan kota harus menjawab tantangan di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, tata ruang, transportasi, hingga pengelolaan lingkungan,” ujarnya saat dikutip dari Radar Tarakan.

Empat Fokus Strategis Penataan Kota

  1. Pengelolaan Tata Ruang
    Pemanfaatan ruang di Tanjung Selor harus optimal, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian lingkungan.
  2. Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan
    Pembangunan infrastruktur tidak hanya dipercepat, tetapi juga harus ramah lingkungan dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat.
  3. Pengelolaan Lingkungan Hidup
    Kota Tanjung Selor diharapkan mampu menangani isu lingkungan, seperti pengelolaan sampah, kualitas udara, dan penghijauan untuk menciptakan ruang yang sehat.
  4. Peningkatan Pelayanan Publik
    Penataan kota harus diiringi dengan akses yang lebih baik terhadap pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

Sinergi untuk Kota Idaman

Bupati menekankan pentingnya sinergi dari seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat—untuk mewujudkan kota yang nyaman dihuni dan menjadi kebanggaan bersama.

“Saya berharap rakor ini menghasilkan solusi inovatif dan aplikatif, serta menyamakan persepsi demi menciptakan Tanjung Selor yang produktif dan berkelas,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Tanjung Selor diharapkan siap menjadi pusat pertumbuhan yang ramah lingkungan, modern, dan inklusif di masa depan.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU