Gubernur Zainal dan Kisah Hidup yang Menginspirasi Generasi Muda SMU Taruna Nusantara

KN, TANJUNG SELOR — Selasa pagi di Tanjung Selor menjadi saksi pertemuan penuh makna di Lantai 4 Kantor Gubernur Kalimantan Utara. Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum., Gubernur Kaltara, berdiri di hadapan para siswa SMU Taruna Nusantara, bukan hanya sebagai pemimpin daerah, tetapi sebagai sosok yang ingin membagi cerita hidupnya—sebuah kisah perjuangan yang nyata.

Awal Perjalanan: Kehilangan yang Membentuk Kekuatan

Gubernur Zainal memulai ceritanya dengan kenangan masa SMA yang getir. Saat itu, di kelas 2, ayahandanya wafat, meninggalkan beban berat bagi keluarganya. Sebagai anak dari enam bersaudara, ia harus membantu ibunda menghidupi keluarga.

“Tidak mudah kehilangan ayah di usia muda,” kenangnya dengan nada penuh haru. “Namun, ibu saya adalah sumber kekuatan. Beliau mengajarkan saya bahwa perjuangan tak pernah sia-sia.”

Dari situ, lahirlah tekad yang mengantarnya ke Akademi Kepolisian (Akpol). Ia mengisahkan betapa berat perjalanan menuju Akpol, dengan latihan keras dan belajar tanpa henti selama enam bulan penuh. Namun, semua itu terbayar ketika ia berhasil masuk dan menapaki langkah awal menuju kesuksesan.

“Setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah fondasi untuk mimpi besar di masa depan,” pesannya.

Membangun Kaltara dengan Semangat Juang

Namun, kisah Gubernur Zainal tak berhenti di masa mudanya. Ia juga berbagi perjalanan membangun Kalimantan Utara. Dalam empat tahun kepemimpinannya, Kaltara mencatatkan 58 penghargaan nasional hanya dalam satu tahun terakhir. Proyek besar seperti Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi serta PLTA di Sungai Kayan dan Sungai Mentarang menjadi bukti nyata dari kerja kerasnya.

“Kaltara ini ibarat berlian mentah,” ujarnya penuh semangat. “Kita perlu bersama-sama mengasahnya agar bersinar di Indonesia, bahkan dunia.”

Kedekatannya dengan masyarakat menjadi bagian penting dari kisah ini. Ia menceritakan perjalanan ke daerah-daerah terpencil menggunakan transportasi umum untuk memahami langsung kebutuhan rakyatnya.

“Pemimpin harus dekat dengan masyarakat. Tidak boleh ada jarak. Kita membangun bersama, dan hasilnya harus dinikmati semua orang,” tegasnya.

Pesan untuk Pemuda: Jangan Takut Bermimpi

Di akhir sesi, suasana menjadi emosional. Para siswa terinspirasi oleh pesan-pesan penuh makna dari Gubernur Zainal. Ia mengingatkan mereka untuk tidak takut bermimpi besar, tetapi juga pentingnya menapaki langkah kecil dengan kerja keras dan kesabaran.

“Pemuda adalah penentu masa depan bangsa. Kalian adalah harapan Kaltara,” katanya. “Jangan pernah menyerah. Teruslah belajar, berinovasi, dan jadilah yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.”

Sesi itu ditutup dengan tawa, foto bersama, dan penyerahan plakat dari siswa kepada gubernur. Namun, pesan Gubernur Zainal tak hanya tertinggal di ruang itu. Kisahnya kini hidup di hati para siswa, menjadi obor yang menyalakan semangat mereka untuk menghadapi masa depan.

Seperti kata Gubernur Zainal, “Mimpi besar dimulai dari hari ini.”

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU