Gubernur Kaltara dan DPRD Sepakati 3 Ranperda Penting, Sambut Propemperda 2025 dengan Semangat Baru!

KN, TANJUNG SELOR – Semangat legislasi mewarnai akhir tahun di Kalimantan Utara (Kaltara). Gubernur Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum., bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis dalam Sidang Paripurna ke-8 Masa Sidang I di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kaltara, Selasa (24/12).

Persetujuan ini sekaligus menjadi langkah awal menyambut Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025 yang dirancang untuk pembangunan daerah yang lebih progresif dan inklusif.

Ranperda Strategis untuk Kaltara Lebih Baik

Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukurnya atas kesepakatan bersama terkait tiga Ranperda penting yang akan menjadi fondasi kuat bagi pemerintahan dan masyarakat Kaltara. Ketiga Ranperda tersebut adalah:

  1. Ranperda Penanggulangan Penyakit Menular: Sebuah langkah proaktif untuk menjaga kesehatan masyarakat.
  2. Ranperda Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016: Menyempurnakan susunan perangkat daerah untuk efektivitas birokrasi.
  3. Ranperda Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas: Wujud nyata kepedulian terhadap hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas.

“Ketiga Ranperda ini telah melalui fasilitasi dari Kemendagri dan siap untuk segera diregistrasi,” ujar Gubernur Zainal.

Propemperda 2025: Visi Baru untuk Kaltara

Selain Ranperda, sidang juga menyepakati Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025. Propemperda ini disusun secara terencana, terpadu, dan sistematis untuk menjadi pedoman pembangunan legislatif daerah selama setahun ke depan.

“Propemperda 2025 akan menjadi instrumen penting untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah bekerja keras bersama pemerintah daerah,” tambah Gubernur Zainal.

Pesan Akhir Tahun dari Gubernur

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan hangat kepada seluruh masyarakat Kaltara.
“Selamat Natal 2024 dan menyongsong Tahun Baru 2025. Semoga damai Natal dan harapan tahun baru membawa kebahagiaan bagi kita semua,” pungkasnya dengan senyum penuh optimisme.

Kesepakatan ini menjadi hadiah akhir tahun yang istimewa bagi Kaltara, membuktikan kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif demi mewujudkan pemerintahan yang lebih baik untuk semua lapisan masyarakat.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU